Jumat, 18 Januari 2013

Fungsi Clone flag pada deep freeze

Fungsi Clone flag pada deep freeze 

 Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan sebuah software yang bernama Deep Freeze bukan, Deep freeze adalah sebuah software virtual system, dimana software ini akan membekukan system anda, sehingga system anda dapat kembali normal saat anda merestart komputer anda, walaupun anda telah mendelete, menguninstall atau menginstall file atau aplikasi di dalamnya. Software ini merupakan bagian dari software Security. Didalam software ini terdapat fasilitas Clone Set, nah Apa itu fungsi Clone Set pada Deep freeze? Clone Set itu digunakan hanya saat anda berniat untuk melakukan cloning harddisk. Deep Freeze pada saat diinstall dan dijalankan, akan melakukan pencatatan atas kondisi dan konfigurasi harddisk tempat DF di install. Ini merupakan fungsi keamanan dan perlindungan terhadap DF sendiri. Jadi, apabila anda meng-copy harddisk yang sudah di DF ke harddisk lain (di Ghost atau di Clone) maka DF tidak akan berjalan dengan benar di harddisk tujuan. Dengan menyalakan Clone Flag tersebut, maka DF diberitahu bahwa harddisk tempat ia diinstall akan di copy ke harddisk lain. Jadi, pada saat DF berjalan di harddisk lain tersebut, DF akan melakukan initialisasi untuk mengenali lingkungan tempat ia terpasang, sehingga dapat berfungsi dengan baik. Kenapa Clone Flag? Ini untuk memudahkan pengadaan komputer. Jadi, anda cukup melakukan instalasi dan setting Windows lengkap dengan aplikasinya di satu komputer saja. Setelah selesai, bisa anda DF dengan Clone Flag tersebut. Setelah itu, bisa anda copy-kan harddisk tersebut ke (misalnya) 100 harddisk lain, dan di pasang di 100 komputer. Hasilnya, 100 komputer tersebut sudah terinstall semua aplikasi plus Deep Freeze. Attended dan Unattended (Silent) itu adalah bagaimana cara anda menginstall DF di komputer. Attended, sesuai artinya adalah ditunggu, sementara Unattended itu artinya tidak ditunggui. Dalam Attended install, DF installer akan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada anda, dan anda harus memberikan respon supaya proses instalasi bisa berjalan. Respon yang diminta antara lain adalah Password dan drive mana yang mau di Freeze/Thaw. Untuk Unattended/Silent install, pada saat DF Installer dijalankan ia tidak akan menanyakan apa-apa. Semua informasi yang dibutuhkan (Password dan Drive yang mau di Freeze/Thaw) harus disebutkan pada saat memulai instalasi, yaitu di Command Line nya. Kenapa ada Unattended Install? Ini untuk memudahkan penginstallan terutama apabila komputer yang mau di-install ada banyak. Kalau harus menjawab satu-persatu untuk 100 komputer maka akan terasa bertele-tele, namun dengan Unattended install ini anda tinggal menjalankannya saja di tiap komputer. Memang masih agak repot memasukkan CD/USB ke tiap komputer dan menjalankan Installer, tapi selanjutnya tidak perlu ditunggui karena proses akan berjalan sendiri sampai selesai, jadi anda bisa langsung mengerjakan komputer berikutnya. Jadi, semua ini adalah fungsi untuk system administrator, untuk mempermudah deployment/pengadaan komputer dalam jumlah banyak. Kalau hanya 1-2 komputer sih tidak perlu melakukan clone dan/atau Silent install.

0 komentar:

 

Kumpulan Aplikasi Lengkap Komputer,Handphone dan Pengetahuan Pendidikan Published @ 2014 by Ipietoon