Laman

Senin, 27 Januari 2014

Apabila dicermati, kalimat tersebut merupakan terjemahan dari syair lagu We Will Not Go Down yang dinyanyikan untuk menunjukkan simpati terhadap rakyat Palestina. Di akhir tampilan halaman, pelaku tersebut menyerukan agar Israel menghentikan serangan terhadap rakyat Palestina.

Sumber: http://raytkj.blogspot.com/2011/05/hacker-indonesia-menghancurkan-situs.html
Konten adalah milik dan hak cipta raytkj.blogspot.com
www.haxims.blogspot.com Bermacam cara dilakukan untuk menunjukkan antipati terhadap Israel, pihak yang gencar melakukan serangan ke Palestina. Salah satunya aksi pembobolan ke situs milik Israel. Pagi ini tercatat ada sebuah situs Israel yang di-hack oleh hacker Indonesia. Terlihat dari keterangan yang tertulis pada halaman situs tersebut, peretas yang menamai dirinya VYCOD itu memasang foto-foto yang memperlihatkan penderitaan rakyat Palestina. Saat membuka situs tersebut, lagu milik Michael Heart berjudul We Will Not Go Down mengiringi aksi keprihatinan yang ditunjukkan pelaku. Tercantum pula rangkaian kalimat yang menunjukkan keprihatinan atas serangan Israel terhadap Palestina. Cahaya putih yang membutakan mata Menyala terang di langit Gaza malam ini Orang-orang berlarian untuk berlindung Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati Mereka datang dengan tank dan pesawat Dengan berkobaran api yang merusak Dan tak ada yang tersisa Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal Kami tidak akan menyerah Di malam hari, tanpa perlawanan Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami Tapi semangat kami tidak akan pernah mati Kami tidak akan menyerah Di Gaza malam ini Wanita dan anak-anak Dibunuh dan dibantai tiap malam Sementara para pemimpin nun jauh di sana Berdebat tentang siapa yg salah & benar Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujan asam Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal Apabila dicermati, kalimat tersebut merupakan terjemahan dari syair lagu We Will Not Go Down yang dinyanyikan untuk menunjukkan simpati terhadap rakyat Palestina. Di akhir tampilan halaman, pelaku tersebut menyerukan agar Israel menghentikan serangan terhadap rakyat Palestina. Situs yang di Hack : http://sge.co.il/ tambahan (situs2 berikut juga di hack) : http://gerberich.us/shop/index.html http://fajnedodatki.pl/ http://alia1.pl/

Sumber: http://raytkj.blogspot.com/2011/05/hacker-indonesia-menghancurkan-situs.html
Konten adalah milik dan hak cipta raytkj.blogspot.com

 

Shane Kelly Hacker Termuda di Dunia Mungkin sudah banyak cerita hacker muda di dunia. Namun yang satu ini berbeda, Shane Kelly pemuda tanggung yang berumur 16 tahun ini telah menyelesaikan kursus Certified Ethical Hacker. Kursus ini biasanya diselesaikan orang-orang dengan usia 21 tahun. Kursus Certified Ethical Hacker, adalah kursus bagaimana menjadi seorang hacker untuk mengamankan jaringan. Dengan memegang cerifikat ini, seseorang akan diakui kemampuannya dalam melakukan keamanan jaringan secara internasional. Shane Kelly yang telah berhasil menyelesaikan kursus ini, saat ini telah bekerja secara full time di sebuah perusaahan bisnis di dunia IT. Di bekerja di bagaian keamanan jaringanya. “Saya telah tertarik pada komputer sejak saya masih 10 atau 11. Saya menjadi terbaik diawal tahun di sekolah, dan komputer menjadi hobi nyata bagi saya.” Kata Shane(dikutip dari birminghammail). Rajive Kapoor, Kepala Business Development Security System Resource International, berkata: “Shane memiliki kemampuan besar di dunia Ethical Hacking dan menerapkan keterampilan ini dalam melindungi bisnis, menunjukkan tidak ada batas minimum. Ayah Shane adalah seorang direktur Bandara Internasional Birmingham, berkata: “Saya sangat bangga kepada Shane, ia memiliki memberikan beberapa kejuan kepada saya atas kegemarannya dengan komputer, saya bangga kepada dia”.

Sumber: http://raytkj.blogspot.com/2011/05/shane-kelly-hacker-termuda-di-dunia.html
Konten adalah milik dan hak cipta raytkj.blogspot.com
Shane Kelly Hacker Termuda di Dunia Mungkin sudah banyak cerita hacker muda di dunia. Namun yang satu ini berbeda, Shane Kelly pemuda tanggung yang berumur 16 tahun ini telah menyelesaikan kursus Certified Ethical Hacker. Kursus ini biasanya diselesaikan orang-orang dengan usia 21 tahun. Kursus Certified Ethical Hacker, adalah kursus bagaimana menjadi seorang hacker untuk mengamankan jaringan. Dengan memegang cerifikat ini, seseorang akan diakui kemampuannya dalam melakukan keamanan jaringan secara internasional. Shane Kelly yang telah berhasil menyelesaikan kursus ini, saat ini telah bekerja secara full time di sebuah perusaahan bisnis di dunia IT. Di bekerja di bagaian keamanan jaringanya. “Saya telah tertarik pada komputer sejak saya masih 10 atau 11. Saya menjadi terbaik diawal tahun di sekolah, dan komputer menjadi hobi nyata bagi saya.” Kata Shane(dikutip dari birminghammail). Rajive Kapoor, Kepala Business Development Security System Resource International, berkata: “Shane memiliki kemampuan besar di dunia Ethical Hacking dan menerapkan keterampilan ini dalam melindungi bisnis, menunjukkan tidak ada batas minimum. Ayah Shane adalah seorang direktur Bandara Internasional Birmingham, berkata: “Saya sangat bangga kepada Shane, ia memiliki memberikan beberapa kejuan kepada saya atas kegemarannya dengan komputer, saya bangga kepada dia”.

Sumber: http://raytkj.blogspot.com/2011/05/shane-kelly-hacker-termuda-di-dunia.html
Konten adalah milik dan hak cipta raytkj.blogspot.com
Bermacam cara dilakukan untuk menunjukkan antipati terhadap Israel, pihak yang gencar melakukan serangan ke Palestina. Salah satunya aksi pembobolan ke situs milik Israel. Pagi ini tercatat ada sebuah situs Israel yang di-hack oleh hacker Indonesia. Terlihat dari keterangan yang tertulis pada halaman situs tersebut, peretas yang menamai dirinya VYCOD itu memasang foto-foto yang memperlihatkan penderitaan rakyat Palestina. Saat membuka situs tersebut, lagu milik Michael Heart berjudul We Will Not Go Down mengiringi aksi keprihatinan yang ditunjukkan pelaku. Tercantum pula rangkaian kalimat yang menunjukkan keprihatinan atas serangan Israel terhadap Palestina. Cahaya putih yang membutakan mata Menyala terang di langit Gaza malam ini Orang-orang berlarian untuk berlindung Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati Mereka datang dengan tank dan pesawat Dengan berkobaran api yang merusak Dan tak ada yang tersisa Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal Kami tidak akan menyerah Di malam hari, tanpa perlawanan Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami Tapi semangat kami tidak akan pernah mati Kami tidak akan menyerah Di Gaza malam ini Wanita dan anak-anak Dibunuh dan dibantai tiap malam Sementara para pemimpin nun jauh di sana Berdebat tentang siapa yg salah & benar Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujan asam Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal Apabila dicermati, kalimat tersebut merupakan terjemahan dari syair lagu We Will Not Go Down yang dinyanyikan untuk menunjukkan simpati terhadap rakyat Palestina. Di akhir tampilan halaman, pelaku tersebut menyerukan agar Israel menghentikan serangan terhadap rakyat Palestina. Situs yang di Hack : http://sge.co.il/ tambahan (situs2 berikut juga di hack) : http://gerberich.us/shop/index.html http://fajnedodatki.pl/ http://alia1.pl/

Sumber: http://raytkj.blogspot.com/2011/05/hacker-indonesia-menghancurkan-situs.html
Konten adalah milik dan hak cipta raytkj.blogspot.com
Bermacam cara dilakukan untuk menunjukkan antipati terhadap Israel, pihak yang gencar melakukan serangan ke Palestina. Salah satunya aksi pembobolan ke situs milik Israel. Pagi ini tercatat ada sebuah situs Israel yang di-hack oleh hacker Indonesia. Terlihat dari keterangan yang tertulis pada halaman situs tersebut, peretas yang menamai dirinya VYCOD itu memasang foto-foto yang memperlihatkan penderitaan rakyat Palestina. Saat membuka situs tersebut, lagu milik Michael Heart berjudul We Will Not Go Down mengiringi aksi keprihatinan yang ditunjukkan pelaku. Tercantum pula rangkaian kalimat yang menunjukkan keprihatinan atas serangan Israel terhadap Palestina. Cahaya putih yang membutakan mata Menyala terang di langit Gaza malam ini Orang-orang berlarian untuk berlindung Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati Mereka datang dengan tank dan pesawat Dengan berkobaran api yang merusak Dan tak ada yang tersisa Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal Kami tidak akan menyerah Di malam hari, tanpa perlawanan Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami Tapi semangat kami tidak akan pernah mati Kami tidak akan menyerah Di Gaza malam ini Wanita dan anak-anak Dibunuh dan dibantai tiap malam Sementara para pemimpin nun jauh di sana Berdebat tentang siapa yg salah & benar Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujan asam Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal Apabila dicermati, kalimat tersebut merupakan terjemahan dari syair lagu We Will Not Go Down yang dinyanyikan untuk menunjukkan simpati terhadap rakyat Palestina. Di akhir tampilan halaman, pelaku tersebut menyerukan agar Israel menghentikan serangan terhadap rakyat Palestina. Situs yang di Hack : http://sge.co.il/ tambahan (situs2 berikut juga di hack) : http://gerberich.us/shop/index.html http://fajnedodatki.pl/ http://alia1.pl/

Sumber: http://raytkj.blogspot.com/2011/05/hacker-indonesia-menghancurkan-situs.html
Konten adalah milik dan hak cipta raytkj.blogspot.com
Shane Kelly Hacker Termuda di Dunia

Sumber: http://raytkj.blogspot.com/2011/05/shane-kelly-hacker-termuda-di-dunia.html
Konten adalah milik dan hak cipta raytkj.blogspot.com
Reaksi:

0 komentar: