Laman

Rabu, 19 Agustus 2015

PUISI PENJARA KESEDIHAN

 

 ~ Penjara Kesedihan ~

Wahai kekasihku
Bisakah kau mendengarkan aku
Walau kini tempatmu tlah jauh berbeda
Tak pernah terpikirkan dalam benakku

Aku rindu berada di dekatmu
Tapi kini engkau tlah tiada
Jauhlah hatiku kau letakkan dalam samudra
Kini tiada lagi bahagia yang ku rasa
Kala hampa di temani duka

Tiada yg indah seteah kau tiada
Memukul sepiku, terusik jiwaku
Bebanlah semakin kian ku membisu
Apalah dalam benakku

Kau tak mungkin kembali di hadapanku
Aku lemah, temanilah walau sejenak
Habiskan waktu untuk memikirkanmu
Semakin jauh, semakin aku terluka

Ketika semua orang tersenyum dalam selimut bahagia
Jatuhlah aku, air mata di pipiku
Tiada yg menghapus, tiada yg mengobati
Engkau tlah pergi, engkau tlah mati
Tinggalkan mulut yg terbungkam
Di penjara kesedihan

Reaksi:

0 komentar: